GARIS NASAB NABI MUHAMMAD SAW

 

Mengenai silsilah garis keturunan Nabi Muhammad SAW, baik dari pihak ayah maupun dari ibunya, sebagaimana yang nanti ada sandaran isnad-nya, adalah segaris sampai Adnan, yang dimana Adnan ini merupakan keturunan dari Nabi Ismail bin Ibrahim as. [i]

Nasab Rasulullah SAW terbagi ke dalam tiga klasifikasi. Pertama, yang disepakati para sejarawan dan ahli nasab. Urutan nasab Nabi Muhammad dimulai dari Abdullah hingga Adnan. Kedua, pendapat yang masih diperselisihkan antara yang mengambil sikap diam dan tidak berkomentar. Yaitu urutan nasab dimulai dari atas Adnan segaris hingga Ibrahim.[ii] Karena keturunan setelah Nabi Ismail sendiri tidak tercatat dengan jelas dalam kitab-kitab tarikh maupun hadits. [iii] Ketiga, yang tidak diragukan lagi akan ketidaksahihan riwayatnya, yaitu urutan yang mengatakan nasab yang menarik garis dari Nabi Ibrahim hingga Nabi Adam as. [iv]

Klasifikasi pertama, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushay, bin Kilab nin Murrah bin Ka’ab bin Luai bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan.[v]

Klasifikasi kedua, dimulai dari urutan nasab di atas Adnan, yaitu Adnan bin Adad bin Humaisa bin Salaman bin Iwadh bin Abqar bin Ubaid bin Di’a bin Hamdan bin Sunbur bin Yastribi bin Yahzan bin Yalhan bin Ar’awi bin Idh nin Disyan bin Aishar bin Afnad bin Ayham bin Miqshar bin Nashits bin Zarits bin Sumay bin Mizzi bin Udhah bin Uram bin Qaidar bin Ismail bin Ibrahim. Dilihat dari pendapat ini, ada riwayat yang membentangkan Nabi ismail merupakan nenek moyang Nabi Muhammad yang ke 30.

Sedangkan klasifikasi yang ketiga, dari urutan nasab kedua pendapat di atas hingga ke atas Nabi Ibrahim a.s yaitu Ibrahim bin Azar bin Nahur bin Sar’u atau Sarugh bin Ra’uw bin Falikh bin Abir bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Laamik bin Mutwisylakh bin Akhnuh bin Yarid bin Mahlail bin Qainan bin Anusyah bin Syits bin Adam. [vi]

 

Dari Pihak Ibunya

Muhammad bin Aminah binti Wahbin bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luai bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan. Berdasarkan keterangan ini, pertemuan garis silsilah Nabi Muhammad dari pihak ayahnya maupun ibunya bertemu pada Kilab bin Murrah. Karena Kilab ini mempunyai dua orang anak laki-laki, masing-masing bernama Qushayyi dan Zuhrah. Qushayyi itu menurunkan Abdullah sedangkan Zuhrah itulah yang menurunkan Aminah. Jadi Abdullah dan Aminah masih satu keturunan bangsa Quraisy dalam satu negeri (Hijaz). [vii]



[i] Moenawar Chalil, (1977), Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW 1.A, Jakarta : Bulan BIntang, cet. 6, hlm. 98

[ii] Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakafury (2010), Sirah Nabawiyah, Bandung: Sygma Publishing, hlm. 54

[iii] Moenawar Chalil, op.cit, hlm. 98

[iv] Shafiyurrahman al-Mubarakafury op.cit, hlm 98

[v] Ahmad al-‘Ushair,(2010), Sejarah Islam : Sejak Zaman Nabi Adam hingga Abad 20, Jakarta Akbar Media, hlm. 79

[vi] Shafiyurrahman al-Mubarakafury op.cit, hlm 98

[vii] Moenawar Chalil, op.cit, hlm. 99

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>